Rabu, 21 April 2010
Apa yang harus disiapkan??
Kalau Anda belum sukses-sukses juga.
kemungkinan besar karena Anda belum memberi cukukp bnyk kepada orang lain!!!
Dari Sumber yang saya dapatkan, ada beberapa langkah yang harus disiapkan diantaranya :
- Modal Usaha
- Mimpi
- Keterampilan
- Koneksi
- Produk
- Kerja Keras
- Siap Sukses
- Siap Gagal
- Tahan Banting
- Pantang Menyerah
Mengapa dikatakan kepercayaan??
Karena Kepercayaan adalah angka satu yang membuat seluruh angka nol yng anda miliki ada nilainya.
Mungkin Anda tahu mengapa ada konsumen yang membeli suatu produk dari seseorang atau toko, tetapi tidak membeli dari orang atau toko lain. Orang berani bayar mahal untuk suatu barang tertentu, padahal ada toko lain yang menjualnya dengan harga yang lebih murah.
example : Anda tahu berapa harga satu botol air minum kemasan??
Di swalayan atau warung-warung pinggir jalan, harganya sekitar Rp.1.500,00-Rp.2.000,00 tetapi coba anda survey di bandara atau cafe-cafe, harganya bisa mencapai hingga Rp. 10.000,00.Mungkin Anda akan menyebut para pembeli, selain membeli produk, mereka jug membeli suasana. Apapun alasan anda, semua itu terkait dengan soal kepercayan.
Bagaimana mendapat Kepercayaan??
* Untuk meraih kepercayaan bukanlah perkara mudah.dan cepat. Pertama, Persiapkan mental. Bagaimanapun dunia usaha berbeda dengan dunia kerja. Didunia kerja, begitu masuk, satu bulan anda akan dapt gaji, tetapi di dunia usaha, usaha dua tiga bulan belum tentu anda dapat hasil. Ujian seperti ini bisa membuat banyak orang menyerah sebelum mencapai tujuan. Ini adalh salah satu ujian kepercayaan.
** Bekal Pengetahuan dan Ketermpilan
Pengetahuan dan Keterampilan bisa digunakan tergantumng dari masing-masing orang. Ada orang yang banyak belajar dan berhasil menguasai pengetahuan dan keterampilan, tetapi pada akhirnya tidak digunakan.
example : Para pengajar diperguruan tinggi bergelar Profesor atau Doktor. Dari sisi ilmu, tidak ada yang meregukn. Tapi dari sisi tindakan, hampir tidak ada yang berefek bisnis. Lain halnya "orang-orang bodoh" yang nyaris tidak tahu apa-apa, mencoba menjalankn bisnis, belajar sedikit demi sedikit, meniti karier dan bisnis dari nol sampai akhirnya memiliki aset bisnis milyaran rupiah.
*** Keberanian
Dengan keberanian sesuatu yang tidak mungkin bisa diubah menjadi lebih mungkin.
**** Keberuntungan
Tanpa Keberuntungan usaha apapun yang anda lakukan akan terus mengalami kerugian terus menerus. ada banyak cara, Sebagian teman-teman warga Tionghoa percaya Fengshui. Mereka percaya bahwa sial atau beruntung bisa disebabkan oleh tata letak (lokasi toko/tempat usaha, rumah, peletakan benda-benda tertentu). Sebagian dari kita juga ada yang percaya, bahwa keberuntungan didapat dari jimat, benda bertuah atau apapun namanya. Ada juga yang datang ke orang-orang tertentu yang disebut paranormal atau dukun.
***** Lokasi Tempat
Di era komunikasi seperti sekarang ini, untuk beberapa tempat bisnis sebenarnya tidak terlalu butuh tempat usaha. Untuk Restaurant Mungkin Anda butuh tempat, begitu juga untuk bengkel dan lain sebaginya. Tetapi untuk jualan pulsa isi ulang, keadaan tempat yang permanent tidak begitu dibutuhkan. Anda bisa jualan dipinggir jalan. Tinggal pasang palng jualan pulsa dan tunggulah konsumen anda disana. Modalnya hanya telepon seluler yang harganya tidak sampai dua ratus ribu perak.
Diposting oleh gytta rezhy di 22.23 1 komentar
Selasa, 20 April 2010
Tentang Saya
Saya adalah salah seorang Siswi SMK Negeri dibilangan Jakarta. Mempunyai hobby membuat sebuah karya tulis yang lebih dikenal dengan novel. Terlahir sebagai seorang perempuan yang cukup keras kepala , sedikit angkuh, dan mudah lupa. "Mudah dikenal susah dilupakan." Itu kata sebagian orang yang telah berteman dengan saya (hhehehe, jadi ge-er). Tapi bagi mereka yang belum mengenal saya mungkin mereka akan berpendapat bahwa saya adalah seorang yang jutek, sombong atau mungkin belagu??!! whateverlah.. kan ada pepatah tak kenal maka tak sayang. hhahai.
Sedikit cerita.
Saya seorang yang welcome, care, royal, dan gag bisa marah, tapi kesalnya semua itu malah kadang hanya dimanfaatkan oleh mereka yang memang gak punya perasaan.
Mungkin banyak yang bilang perempuan zaman sekarang gak mempunyai keahlian, tapi jangan ngejust dulu dunk!! karena tidak semua perempuan didunia begitu, contohnya aku masih mencintaimu tapi mengapa engkau masih ragu !! eeeitz jadi kebawa lagu dangdut deh,, gara-gara ada yang nyetel niii lagu sih. hhehe.
Yah pokoke begitu dh...
Meu tau saya lebih lanjut, kalian bisa join ke facebook "gytta rezhy" or dg e-mail llittlleluphyou0205@yahoo.com
Thanks for attention.
:-)
Diposting oleh gytta rezhy di 23.21 1 komentar
Latar Belakang
Alasan mengapa saya mengambil materi ini, karena Berwirausaha adalah salah satu hal yang saya minati dan sedang saya rintis saat ini. Keinginan yang besar untuk merintis karier saya dibidang kewirausahaan membuat saya mengerti bahwa dengan kemauan dan keahlian semua itu dapat diwujudkan, meskipun tanpa modal yang besar.
Memang pada awalnya saya cukup malu dan tidak percaya diri dengan profesi saya sebagai seorang pedagang disekolah, sampai akhirnya saya mendapat panggilan tetap sebagai seorang "tukang susu". Hmm... tapi semua malu dan rasa tidak percaya diri pun mulai terbayarkan dengan hasil dari apa yang saya dapatkan. Semua itu malah menjadi sebuah peluang untuk saya semakin berkembang dengan bidang ini.
Saat ini tidak hanya susu kacang yang saya geluti, tetapi saya pun mulai mengembangkan usaha dibidang lain seperti memproduksi berbagai macam kue" dan catering kuliner lainnya, yang insya Allah akan diwujudkan dengan sebuah Cafe mungil bernama "GYTTA'Z CAFE". Amin.
Dengan Adanya Tugas akhir ini saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pihak Terkait yang telah membantu segala pembentukan materi ini maupun usaha yang telah saya bangun ini.
Terima kasih.
Anggita Reshi M.
Diposting oleh gytta rezhy di 22.56 2 komentar
Senin, 19 April 2010
Menentukan Bidang Usaha
Menentukan bidang usaha dapat kita mulai dari minat dan bakat kita.
Selain itu kita juga perlu beberapa langkah, diantaranya :
1. melakukan survey tempat(apakah tempat tersebut strategis),
2. Usaha apa yang banyak di kembangkan dilingkungan sekitar
3. Lingkungan sekitar (nyamankah, sehatkah, amankah tempat yang akan kita jadikan lahan)
Sehingga kita mengetahui apakah bidang usaha yang akan kita buka sudah banyak yang menjualnya, atau mungkin usaha yang kita jual kurang diminati oleh masyarakat sekitar.
Menurut beberapa sumber yang telah saya dapatkan, diantara mereka banyak yang berkata bahwa usaha kuliner lebih menarik dan menguntungkan daripada usaha dibidang jasa. mengapa begitu?? Karena dimanapun manusia berada pasti membutuhkan pangan. Masyarakat Indonesia dikenal sebagai salah satu masyarakat konsumer terbesar didunia, selain itu banyaknya budaya di Indonesia membuat keanekaragaman makanan yang begitu khas ini menjadi ladang usaha baru untuk para pengusaha mengembangkan usahanya. Coba kita lihat gambar dibawah ini:
Berbagai macam bentuk usaha makanan dibuka mulai dari lesehan pinggir jalan, kedai makan kaki lima, sampai restaurant. Dengan masing-masing ciri khasnya mereka menampilkan menu yang terbaik bagi para konsumen maupun pelanggan setianya. Jika anda kurang yakin dengan apa yang saya terangkan tadi, Anda dapat melihatnya dibawah ini betapa menjanjikannya berwirausaha dibidang kuliner.

Dari apa yang saya terangkan tadi, bukan berarti berwirausaha dibidang lain tidak berpotensi untuk mendapatkan keuntungan. Saya hanya mengutip kata-kata mereka bahwa berwirausaha dibidang kuliner cukup menjanjikan. Salah satu usaha yang cukup menjanjikan adalah membuka bengkel , karena kita tahu membludaknya jumlah kendaraan bermotor sekarang ini.

Atau mungkin ada yang ingin mencoba membuka jasa pengetikkan, ini sangat menguntungkan karena banyak mahasiswa/mahasiswi yang memanfaatkan jasa pengetikan ini dalam membuat skripsi-skripsi atau tugas-tugas lainnya. 
Diposting oleh gytta rezhy di 21.43 0 komentar
Minggu, 18 April 2010
Dari Mana Memulainya???
Menurut Sumber yang saya dapatkan. Dalam berwirausaha kita memiliki beberapa Level, diantaranya ialah Level 1 , 2 , dan 3.
Level 1 adalah level dimana seseorang penjual memiliki produk X dan orang lain membutuhkan produk itu. point disini menyimpulkan bahwa si penjual telah berhasil menjual.
Level 2 adalah level diman seseorang penjual yang memiliki produk X dan banyak orang tidak membutuhkan produk itu atau mungkin sebaliknya, banyak orang membutuhkan produk tersebut tetapi si penjual tidak memiliki produk tersebut. Dan disini penjual tetap berhasil menjual produk tersebut.
Level 3 adalah dimana seseorang penjual tidak memiliki produk X dan orang lain tidak membutuhkan produk tersebut, tetapi ia dapat menjualnya.
Dari pembahasan level 3, mungkin anda berfikir mustahil untuk menjalankannya, tapi tidak untuk seorang Akio Morita.
Saya yakin kalian semua pasti tahu donk apa itu walkman.
Walkman kini sudah tidak asing lagi diberbagai masyarakat dunia, malah salah satu perusahaan elekrtonik besar seperti Sony Ericsson telah mengangkat walkman sebagai salah satu dari aplikasi produknya.
Akio morita bukanlah seorang perancang walkman ataupun ahli elektro tetapi beliau mampu menyetir para elektro untuk membuat terobosan baru dari alat komunikasi audio yang sebelumnya unggul dengan tape recorder menjadi walkman.
Seperti contoh diatas seorang Akio Morita yang memanfaatkan Intangible Assetnya ketimbang Tangible asset.
Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan Intangible asset dan tangible asset??
** Intangible Asset adalah dimana seseorang menjalankan sesuatu usaha menggunakan kecerdasan. sedangkan Tangible Asset adalah adalah Uang atau peralatan.
Namun dalam berwirausaha sebaiknya kita memulainya dengan Tangible Asset (alat untuk menjalankannya) yang kemudian dilengkapi dengan intangible asset yang merupakan aksesoris tambahannya.
Maka dengan itu kita dapat memulai dengan mengambil ancang-ancang untuk melangkah memulai suatu usaha yang baik.
Diposting oleh gytta rezhy di 22.52 0 komentar









